TIPS DAN INFORMASI KESEHATAN
TIPS DAN INFORMASI KESEHATAN MAMA PINTAR

Bolehkah Berdiet Saat Hamil? Diet Sehat Saat Ibu Hamil

· · 0 comments

Bolehkah Berdiet Saat Hamil?  Diet Sehat Saat   Ibu  Hamil


Kehamilan, apalagi yang pertama, membawa banyak pertanyaan dalam diri kita. Kita jadi lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Apa sih yang boleh dan tidak boleh dimakan? Berapa banyak kenaikan berat badan yang sehat? Bolehkan kita tetap menjalankan diet saat hamil agar setelah melahirkan dapat kembali ke berat badan semula?

Kekhawatiran ini sangat beralasan karena kita ingin memberikan yang terbaik pada bayi dalam kandungan. Sebuah penelitian terbaru mengatakan pola makan ibu selama sembilan bulan kehamilan akan berpengaruh pada berat badan anak yang dilahirkan.

Sebuah tim peneliti dari Australia, Singapura, dan Inggris menemukan, para ibu yang menjalani diet rendah karbohidrat selama hamil akan mengandung anak yang mengalami perubahan DNA. Perubahan DNA ini berkaitan perubahan genetis yang memengaruhi lemak tubuh di usia anak 6 dan 9 tahun. Demikian laporan yang dimuat BBC.

Profesor Keith Godfrey, kepala tim peneliti dari University Southampton mengatakan, bila dibandingkan dengan bobot saat lahir, terjadi kenaikan berat badan yang drastis pada anak-anak tersebut. Dan ini tidak berkaitan dengan gemuk atau tidaknya si Ibu, tapi pada pola makannya saat hamil. Agar lebih yakin dengan pola makan selama hamil, ikut lima prinsip dasar ini.

1) Jangan berdiet saat hamil
Berdiet saat hamil dapat membahayakan diri dan anak yang tengah dikandung. Berbagai jenis diet bukan hanya menekan angka kalori tapi juga asupan zat besi, asam folat, dan berbagai jenis vitamin serta mineral penting. Perhatikan target pencapaian berat badan yang sehat sesuai anjuran dokter kandungan. Penambahan berat badan merupakan salah satu tanda positif dari kehamilan yang sehat. Makan  makanan yang segar dan alami. Bila berat badan bertambah seiring usia kandungan, bayi yang akan lahir akan sehat pula. Meskipun tidak berdiet, tapi sebaiknya diingat bahwa sebenarnya kita bukan makan untuk dua orang. Jadi porsi makan tidak perlu dilipat gandakan.

2) Naikkan berat badan bertahap
Rata-rata ibu hamil mengalami kenaikan berat badan sebanyak 10-12 kg. Sebaiknya pada trimester pertama kenaikan kurang dari 1 kg, pada trimester kedua lebih kurang 3 kg, sedang pada trimester ketiga kira-kira 6 kg. Jika bayi yang dikandung kembar, berat badan harus naik lebih banyak. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter kandungan. Demikian pula jika kita kekurangan atau kelebihan berat badan di awal masa mengandung. Dokter akan menyarankan angka timbangan yang terbaik agar janin dapat tumbuh dengan baik.

3) Makan lebih sering dengan porsi kecil
Jangan ragu untuk mengubah jadwal makan. Jika sering merasa mual, makan 3 kali dalam porsi besar dapat membuat perut tidak nyaman. Cobalah makan 5-6 kali sehari dalam porsi lebih kecil. Sejalan dengan berkembangnya janin, ruang di perut untuk mencerna makanan besar juga semakin berkurang. Sesuaikan pola dan jadwal makan dengan kondisi badan kita yang berubah. Porsi makanan kecil akan lebih efektif. Menghilangkan lapar dengan camilan juga disarankan, tapi perhatikan jenisnya. Jauhi junk food yang hanya menambah kalori, tanpa tambahan nutrisi yang berarti.

4) Perhatikan asupan gizi
Saat hamil, kita membutuhkan lebih banyak protein, vitamin D, B, dan mineral seperti asam folat dan zat besi. Untuk energi ekstra kita juga membutuhkan tambahan kalori. Jika kita kekurangan zat-zat tersebut, mulailah dengan mengubahnya dan konsumsi makanan yang bergizi. Untuk memastikan kita mencukupi semua kebutuhan nutrisi, suplemen bisa menjadi solusinya. Kita membutuhkan 400 mcg asam folat sebelum dan di awal masa mengandung, selanjutnya sekitar 600 mcg.  Lebih baik berlebih daripada kurang, tapi jangan mengonsumsi suplemen tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

5) Hindari sushi, alkohol, dan kurangi kafein
Jauhi makanan laut mentah seperti tiram dan sushi yang tidak dimasak untuk menghindari adanya bakteri yang dapat berakibat buruk pada janin. Misalnya kandungan methylmercury yang hampir selalu ada dalam ikan laut. Food and Drug Administration (FDA) menyarankan kita membatasi  konsumsi ikan kurang dari 340 gram per minggu. Stop konsumsi alkohol yang dapat menyebabkan bayi lahir cacat, mengalami gangguan fungsi otak, dan gangguan emosional. Kafein juga harus dikurangi karena dapat meningkatkan risiko keguguran. Beberapa penelitian mengatakan konsumsi 1 cangkir kopi dapat meningkatkan risiko keguguran dua kali dibandingkan bila kita tidak mengonsumsi kafein

Tips Diet Sehat Untuk Wanita Hamil

Tips Diet sehat saat hamil atau tips diet untuk wanita hamil di perlukan juga, karena ini sangat penting untuk perkembangan janin hingga dia lahir dan menjadi seorang yang dewasa. Namun, diet sebelum masa kehamilan juga tak kalah penting. Satu atau dua bulan sebelum merencanakan kehamilan sangat disarankan mengasup makanan seimbang agar ovulasi lebih konsisten. Sayuran, kacang-kacangan dan lauk kaya protein yang mengandung isoflavon dan kolin seperti kedelai dan telur membantu mengatur hormon reproduksi.

Berikut beberapa panduan sehat bagi wanita hamil atau tengah merencanakan kehamilan, seperti dikutip dari ModernMom:

Nutrisi
Asam folat penting bagi ibu hamil. Asam folat membantu mencegah cacat tabung saraf, yang dapat menyebabkan lambatnya trasnmisi informasi dari otak. Asam folat bekerja sebelum hamil dan selama trimester pertama. Anda bisa mendapatkan asam folat dengan makan sereal difortifikasi, kacang lentil, asparagus, bayam, kacang hitam, kacang tanah, jus jeruk, brokoli, selada dan roti gandum utuh dan pasta. Asam folat juga diperoleh dari multivitamin dengan asam folat 400 mcg atau lebih. Nutrisi lain yang membantu adalah vitamin C, vitamin E dan seng.

Makanan yang harus dihindari
Begitu mengetahui Anda sedang mengandung, segera hentikan kebiasan minum alkohol, merokok dan menggunakan obat-obatan terlarang. Karena beberapa zat tertinggal beberapa waktu dalam tubuh, sebaiknya menghentikannya sejak merencanakan kehamilan. Jika kebiasaan buruk tetap dilakukan hingga hamil, janin berisiko gugur atau lahir prematur. Terlampau banyak kafein juga buruk bagi janin, karena kafein menyerap zat besi yang dibutuhkan bayi dan ibu.

Pilih menu ikan
Perbanyak asupan ikan, terutama salmon dan tuna. Namun hindari ikan yang mengandung banyak merkuri seperti hiu, ikan todak, king mackerel karena akan mengendap dalam tubuh ibu dan janin.

Hindari makanan ‘sampah’
Hilangkan makanan ‘sampah’ dari meja makan. Keripik kentang, kue-kue kering, soda dan makanan cepat saji tidak mengandung nutrisi bagi ibu dan bayi. Meskipun hamil, pastikan indeks massa tubuh antara 20 hingga 30. Kenaikan berat badan normal sela kehamilan delapan hingga 15 kilogram. Berat badan berlebih saat hamil rentan terhadap diabetes kehamilan, tekanan darah tinggi serta memperkecil peluang bayi lahir normal.

Itulah beberapa tips dan cara diet sehat untuk wanita hamil semoga informasi ini bermanfaat bagi anda semuanya.!!!



   

0 comments:

Poskan Komentar