TIPS DAN INFORMASI KESEHATAN
TIPS DAN INFORMASI KESEHATAN MAMA PINTAR

Tanda Pria Sudah Pubertas Bukan Mimpi Basah ! Pada TESTIS nya...

· · 0 comments



Apa tanda awal anak laki-laki mulai pubertas? Kebanyakan orang akan menjawab mimpi basah. Anggapan itu ternyata salah, karena awal pubertas laki-laki ditandai oleh pembesaran testis atau buah zakar bukan dari mimpi basah.

Pubertas adalah masa transisi antara anak dan dewasa. Pubertas tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi terjadi secara bertahap. Tanda yang paling sering ditemui adalah perubahan fisik dan psikologis.

"Orang sering menganggap bahwa awal pubertas pada anak laki-laki adalah mimpi basah, padahal bukan itu. Pubertas pada laki-laki ditandai dengan terjadinya pembesaran testis," jelas dr Aditya Suryansyah Semendawai, Sp.A, dalam acara Talkshow Media dan Peluncuran Buku 'Panik Saat Puber? Say No!!!' di Magenta Cafe, Pacific Place, Jakarta, Rabu (6/4/2011).

Lebih lanjut dr Aditya menjelaskan bahwa awal pubertas pada laki-laki ditandai dengan pembesaran testis atau buah zakar sekitar lebih dari 3 ml. Perubahan ini kemudian akan diikuti dengan pertumbuhan penis, rambut pubis (kemaluan) dan perubahan suara.

"2 tahun setelah testis membesar barulah si anak laki-laki mengalami mimpi basah. Jadi mimpi basah itu bukan tanda awal pubertas," jelas dr Aditya yang merupakan spesialis anak di RSAB Harapan Kita.

dr Aditya juga menjelaskan bahwa pada pertengahan masa pubertas akan terjadi pertumbuhan tinggi badan yang cepat.

"Seringkali terlihat awal pubertas anak perempuan lebih cepat besar, tapi setelah beberapa tahun anak laki-laki menyusul tinggi badannya," tutur dr Aditya yang mendalami masalah hormon pertumbuhan.

Yang sering menjadi masalah, banyak orangtua yang kesulitan menentukan kapan anak laki-lakinya mulai remaja. Hal ini menurut dr Aditya karena jarang orang yang memeriksa besarnya testis anak.

"Dari studi yang saya lakukan di Ciputat, Pamulang, 2 dari 215 anak laki-laki tidak punya 'telur' dan ini tidak terlacak. Ya ini karena orangtuanya tidak tahu dan tidak diperiksakan. Padahal sedari lahir, testis ini harus diperiksa apakah tumbuh secara normal dan pembesaran testis akan jadi tanda awal pubertas," jelas dr Aditya.

Secara normal, lanjut dr Aditya, anak laki-laki mengalami pubertas pada usia 9 sampai 14 tahun. Sedangkan pada anak perempuan secara normal terjadi pada rentang usia 8 hingga 13 tahun.

Tapi usia awal datangnya pubertas juga bervariasi pada masing-masing anak. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya , antara lain seperti disebutkan dr Aditya adalah:

    Etnis
    Keadaan sosial
    Psikologis
    Nutrisi
    Aktivitas
    Penyakit kronis


"Beberapa faktor ini juga bisa menyebabkan anak mengalami pubertas dini atau malah pubertas terlambat," kata dr Aditya.

Mimpi basah atau dalam bahasa medis disebut emisi nokturnal adalah peristiwa alami yang dialami pria. Bagaimana reaksi remaja yang pertama kali mengalami mimpi basah?

Memasuki usia 10-12 tahun, anak laki-laki akan melalui proses pubertas bahkan beberapa anak sudah mengalaminya di usia yang lebih muda. Selama tahap ini, laki-laki mulai menghasilkan sperma dan mendapatkan kemampuan untuk ejakulasi.

Nah, usia-usia seperti inilah biasanya remaja pria akan mendapatkan pengalaman mimpi basah pertamanya. Karena tempat tidurnya basah, biasanya anak lelaki akan terbangun di malam hari atau pagi buta.

Saat bangun itulah anak laki kebanyakan bingung dan khawatir tentang mimpi basahnya. Seperti dilansir sexinfo, Kamis (23/9/2010) kebingungan ini wajar karena kebanyakan orangtua tidak pernah memberitahukan apa itu orgasme, mimpi basah atau ejakulasi.

Anak lelaki yang bingung akan berpikir apakah ada sesuatu pada dirinya atau takut dia mengompol dalam tidurnya. Kebanyakan remaja ini tidak mau menjelaskan pada orangtuanya mengenai mimpi basah pertama ini. Apalagi bercak basah di kasur cepat kering walaupun meninggalkan noda kekuning-kuningan.

Aspek lain yang bikin remaja bingung saat pertama mendapat mimpi basah adalah karena belum pernah mengalami orgasme dan seperti ada perasaan aneh tapi pada saat yang sama juga menyenangkan.

Mimpi basah terjadi karena adanya rangsangan pada alat kelamin akibat gesekan dari kasur atau seprai, mimpi erotis, kandung kemih penuh atau kenangan dari aktivitas atau pikiran seksual.

Mimpi basah ini terjadi pada saat seseorang mengalami tidur yang dalam atau tidur REM (gerakan mata cepat atau rapid eye movement), yaitu tahap tidur yang mana terjadinya mimpi. Tidur dalam ini kemudian membuat laju respirasi dan aktivitas otak meningkat, serta otot-otot menjadi lebih rileks, yang ditandai dengan gerakan bola mata yang cepat.

Pada saat tidur yang dalam itulah pria biasanya mengalami ereksi sekitar 3-5 kali. Karena rangsangan kelamin atau mimpi erotis mungkinkan terjadinya ejakulasi atau orgasme saat tidur yang kemudian akhirnya dikenal dengan mimpi basah.

Dari pengalaman mimpi basah inilah selanjutnya muncul keinginan remaja melakukan masturbasi untuk merasakan kembali gairah-gairah seksual. Karena ingin melakukan masturbasi remaja jadi lebih suka mengurung di kamar atau kamar mandi.

Tak jarang orangtua yang memergoki anaknya sudah bisa melakukan masturbasi akan terkaget-kaget. Tapi menurut para ahli jika orangtua memergoki anaknya sedang masturbasi sebaiknya jangan panik atau langsung menghakimi.

Tetaplah bersikap tenang karena masturbasi adalah hal wajar dilakukan pria untuk mengeksplorasi sumber seksualitasnya. Masturbasi adalah bagian penting dari pria dalam mengembangkan kematangan seksualnya

0 comments:

Posting Komentar